Kamu pasti sudah nggak asing dengan istilah outlet. Sederhananya, outlet adalah toko komersial yang digunakan untuk menjual barang langsung ke konsumen.
Nah, supaya lebih tahu serba-serbi mengenai outlet dan tips sukses membangunnya, simak informasi berikut ini yuk, Sahabat Labamu!
- Outlet adalah toko atau tempat komersial berwujud bangunan permanen yang digunakan suatu bisnis untuk memasarkan produk atau layanannya secara langsung kepada konsumen.
- Secara spesifik, karakteristik utama dari sebuah outlet adalah fokus menjual ragam produk atau komoditas yang hanya berasal dari satu merek dagang tertentu saja.
- Terdapat tiga jenis outlet yang berkembang di era modern, yaitu outlet fisik (toko luring), outlet online (platform digital), serta kombinasi keduanya yang disebut outlet gabungan.
- Kunci keberhasilan dalam mengoperasikan outlet meliputi pemilihan lokasi strategis, penataan tema interior, optimasi harga, pelayanan prima, hingga integrasi sistem keuangan digital terpadu seperti aplikasi Labamu POS.
Apa Itu Outlet?
Outlet adalah sebuah tempat dimana suatu bisnis menjual produk atau layanannya secara fisik.
Bedanya, outlet secara spesifik hanya menjual produk dari satu merek saja meski produknya bisa sangat beragam.
Contohnya adalah outlet busana muslim Shafira dan outlet McDonalds.
Meski sekarang semuanya sudah serba digital, keberadaan outlet tetap berperan vital dan mampu memberikan manfaat signifikan terhadap suatu bisnis.
Baik untuk meningkatkan penjualan, memperkuat brand, hingga memperluas pangsa pasar.
Namun faktanya, tidak semua bisnis perlu memilikinya sebab dengan keberadaan platform online, memungkinkan bisnis untuk memasarkan produknya melalui internet tanpa harus memiliki tempat usaha fisik.
Itu sebabnya, keputusan dan strategi penjualan melalui outlet harus memperhatikan karakteristik bisnis dan target pasar yang dituju.
Perbedaan Outlet, Toko Retail, dan Gerai
Kalau diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia, outlet berarti toko. Namun pengertiannya secara spesifik mengacu pada bangunan permanen yang secara khusus menjual produk dari satu merek saja.
Inilah yang menjadi perbedaan mendasar antara outlet dan toko retail. Di toko retail seperti toko kelontong, minimarket, dan supermarket, kamu bisa menemukan berbagai produk dari berbagai brand.
Sementara, kalau kamu mempertanyakan apa bedanya outlet dengan gerai (counter), perbedaannya ada pada tata ruangnya.
Kalau outlet memiliki bangunan fisik dan biasanya berupa ruangan yang cukup besar, gerai bisa jadi hanya sebuah meja pajangan atau showcase kecil untuk menjual produk.
Contohnya adalah gerai-gerai makanan yang ada di dalam mall.
Ketiganya memang sama-sama tempat untuk menjual barang tetapi ternyata ada bedanya juga, kan?
Jenis-jenis Outlet
Dilihat dari jenisnya, outlet bisa dibedakan menjadi tiga jenis, yakni outlet fisik, outlet online, dan outlet gabungan. Berikut penjelasan detailnya.
1. Outlet Fisik
Outlet fisik adalah jenis outlet yang berupa toko fisik dan berada di lokasi tertentu. Jenis outlet ini umumnya terletak di lokasi yang strategis sehingga mudah dijangkau oleh konsumen.
Dengan begitu, konsumen bisa langsung datang, melihat-lihat, dan membeli produk tersebut.
Contoh outlet fisik adalah toko pakaian, showroom mobil, dan restoran cepat saji.
2. Outlet Online
Outlet online adalah jenis outlet yang hanya beroperasi secara daring melalui platform digital.
Jenis outlet ini memungkinkan konsumen untuk membeli produk tanpa harus datang langsung ke tokonya. Cukup melakukan pembelian melalui website, aplikasi, atau platform online.
Selain proses pembeliannya, pembeli juga bisa melakukan pembayaran secara online. Contoh outlet online adalah e-commerce, situs jual beli, dan toko berbasis aplikasi.
3. Outlet Gabungan
Outlet gabungan mengkombinasikan kedua jenis outlet yang telah disebutkan sebelumnya. Melalui outlet ini, konsumen bisa memilih untuk membeli produk dengan datang langsung ke toko atau melalui platform online yang disediakan toko tersebut.
Bagi konsumen, cara ini memberikan keleluasaan karena mereka bisa memilih cara belanja yang paling nyaman bagi dirinya. Sementara bagi bisnis, cara ini efektif untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
Tips Sukses Membuka Outlet

Supaya outlet yang kamu bangun bisa sukses dan bertahan, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan. Yuk, simak tips berikut ini!
1. Pilih Lokasi Strategis
Pemilihan lokasi yang strategis bisa mendukung keberhasilan outlet. Pasalnya, hal ini memungkinkan konsumen untuk mudah mengakses dan menemukannya.
Sebuah lokasi dapat dikatakan strategis jika dekat dengan akses jalan raya atau pusat keramaian seperti kampus, gedung perkantoran, atau perumahan.
Selain itu, perhatikan juga faktor visibilitas dan legalitasnya, ya!
2. Tentukan Tema Interior
Setiap merek biasanya sudah memiliki image yang menjadi identitasnya. Salah satu yang menonjol adalah penggunaan warna di dalamnya.
Nah, citra ini bisa kamu gunakan sebagai color template untuk tema interior outlet sehingga pelanggan juga lebih mengasosiasikannya dengan brand image yang kamu bangun.
Misalnya Pertamina yang identik dengan dominan warna merah dan putih. Dari jauh pun kamu sudah bisa mengenalinya kan?
3. Optimalkan Harga
Kamu mungkin berpikir bahwa untuk mendapatkan banyak konsumen, harga yang ditawarkan harus ditekan serendah mungkin.
Padahal strategi harga ini tidak selalu berlaku, lho. Ada banyak faktor lain yang perlu kamu pertimbangkan, seperti kualitas, brand image, dan kesan yang ingin dimunculkan.
Maka dari itu, kuncinya adalah menetapkan harga yang optimal tidak under price maupun over price.
4. Berikan Pelayanan yang Baik
Pelayanan yang baik bisa menciptakan kepuasan pelanggan dan membuat mereka datang lagi. Maka dari itu, latih seluruh karyawan untuk memberikan pelayanan yang baik, responsif, dan solutif.
Pastikan pelanggan keluar dari tokomu membawa pengalaman yang positif dan berkesan.
5. Manfaatkan Teknologi untuk Memperluas Jangkauan Pasar
Di era digital seperti sekarang, penggunaan teknologi bisa membantu memperluas jangkauan pasar.
Yap, ini mirip dengan bagaimana membangun jenis outlet gabungan seperti yang telah dijelaskan di atas kamu bisa mengoptimalkan penggunaan media sosial maupun marketplace.
6. Berinvestasi dalam Periklanan Lokal
Kalau target pasarmu menyasar wilayah tertentu, kamu bisa memanfaatkan media periklanan lokal untuk membantu memasarkan produk.
Contohnya, iklan cetak di koran, radio spot, papan reklame, atau endorse influencer lokal. Namun yang paling penting adalah pastikan kamu melacak dan mengevaluasi hasilnya mana yang works dan mana yang tidak.
7. Mengelola Keuangan dengan Baik
Terakhir, supaya outlet yang kamu jalankan bisa bertahan, butuh manajemen keuangan yang baik dalam pengelolaannya.
Pastikan kamu bisa “memutarkan” uangnya dan tidak mencampurnya dengan keuangan pribadi. Yang tak kalah penting, pastikan kamu mencatat setiap transaksi yang terjadi, baik pengeluaran maupun pemasukan.
Pertanyaan Umum tentang Outlet
Apa pengertian dari outlet dalam dunia retail dan bisnis?
Outlet adalah sebuah tempat atau toko komersial fisik yang didirikan oleh suatu bisnis untuk menjual produk atau layanannya secara langsung ke konsumen akhir.
Bisa jelaskan secara lebih spesifik mengenai apa itu outlet?
Apa itu outlet mengacu pada tempat usaha berwujud bangunan permanen yang secara khusus hanya menjual barang-barang yang diproduksi oleh satu merek (brand) saja.
Sebenarnya outlet itu apa dan apa perbedaannya dengan gerai toko konvensional?
Outlet itu apa secara umum memiliki bentuk bangunan fisik dengan tata ruang yang cukup luas, sedangkan gerai (counter) biasanya hanya berupa meja pajangan (showcase) kecil di koridor mall.
Apa yang dimaksud dengan outlet store artinya bagi pelaku usaha komersial?
Bagi pemilik bisnis, outlet store artinya suatu perwujudan aset fisik resmi yang berfungsi vital untuk meningkatkan penetrasi penjualan, memperkuat kesadaran merek (brand awareness), sekaligus memperluas pangsa pasar.
Sebutkan apa saja contoh outlet yang sering dijumpai di Indonesia?
Beberapa contoh outlet terkemuka yang populer di tengah masyarakat antara lain adalah outlet busana muslim Shafira, showroom otomotif, hingga jaringan restoran cepat saji seperti McDonalds.
Ada berapa pembagian jenis outlet yang jamak digunakan saat ini?
Secara garis besar, jenis outlet terbagi menjadi tiga kategori utama, yaitu outlet fisik yang beroperasi di lokasi nyata, outlet online yang berjalan sepenuhnya lewat platform digital, serta outlet gabungan yang memadukan keduanya.
Syukurlah sekarang sudah ada Labamu Pos yang bisa mencatat semua detail transaksi, merekap stok barang, hingga menyediakan QR. Masih banyak lagi fitur lainnya, makanya buruan download aplikasinya lewat Google Play atau App Store dan rasakan manfaatnya!


