Sebelum sebuah pesanan disepakati, tim produksi perlu memastikan banyak hal sekaligus: apakah jadwal produksi memungkinkan, apakah material tersedia, dan seperti apa gambaran biayanya. Jawaban atas pertanyaan ini idealnya tersedia sejak awal, sebelum transaksi benar-benar dibuat.
Melalui pembaruan terbaru Labamu Manufacturing, hadir Order Simulation, sebuah fitur perencanaan yang memungkinkan tim meninjau kelayakan sebuah rencana pesanan sebelum mencatatnya sebagai transaksi.
Update ini menghadirkan empat kapabilitas utama:
- Ringkasan Kelayakan Order
- Perencanaan Jadwal Produksi
- Perkiraan Kebutuhan Material
- Proyeksi COGS dan Margin
Keempat kapabilitas ini saling terhubung untuk memberi tim gambaran menyeluruh atas sebuah rencana pesanan, mulai dari sisi waktu, material, hingga biaya.
Ringkasan Kelayakan Order
Simulasi menyajikan ringkasan kelayakan sebuah rencana pesanan berdasarkan tiga aspek utama: waktu produksi, ketersediaan material, dan perkiraan biaya.
Dengan ringkasan ini, perusahaan dapat:
- Meninjau kelayakan sebuah rencana pesanan dalam satu tampilan
- Memahami aspek mana yang paling menentukan kelayakan tersebut
- Menyusun rencana pesanan dengan dasar pertimbangan yang lebih lengkap
- Menyiapkan pembicaraan dengan pelanggan berdasarkan gambaran yang lebih jelas
Ringkasan ini membantu tim memperoleh gambaran awal sebelum melangkah ke tahap pencatatan transaksi.
Perencanaan Jadwal Produksi
Simulasi menghitung Recommended Start dan Estimated Finish untuk setiap produk, sekaligus menunjukkan apakah tanggal yang diminta pelanggan dapat dipenuhi.
Manfaat utama yang diperoleh antara lain:
- Melihat rekomendasi waktu mulai produksi untuk setiap produk
- Memperoleh perkiraan waktu penyelesaian berdasarkan rencana pesanan
- Meninjau kesesuaian antara rencana produksi dan tanggal yang diminta
- Menyusun prioritas produksi dengan dasar perhitungan yang lebih jelas
Dengan gambaran jadwal sejak awal, tim dapat merencanakan kapasitas produksi secara lebih terukur.
Perkiraan Kebutuhan Material
Simulasi mengidentifikasi potensi kekurangan material serta perkiraan kebutuhan pembelian tambahan untuk memenuhi rencana pesanan tersebut.
Perkiraan ini membantu bisnis:
- Mengetahui material yang perlu disiapkan lebih awal
- Memperkirakan kebutuhan pembelian tambahan sejak tahap perencanaan
- Memberi tim Pengadaan waktu persiapan yang lebih longgar
- Menjaga kesiapan material sejalan dengan rencana produksi
Persiapan material yang dimulai lebih awal membantu menjaga kelancaran produksi ketika pesanan benar-benar berjalan.
Proyeksi COGS dan Margin
Simulasi menyajikan perkiraan pendapatan, COGS, laba kotor, dan margin dari sebuah rencana pesanan.
Proyeksi ini membantu bisnis:
- Meninjau gambaran biaya produksi sejak tahap perencanaan
- Memperkirakan laba kotor dan margin dari sebuah rencana pesanan
- Menilai kesesuaian harga dengan struktur biaya yang diperkirakan
- Mengambil keputusan komersial dengan dasar data yang lebih lengkap
Dengan gambaran biaya di awal, tim memiliki dasar yang lebih kuat ketika menyusun penawaran kepada pelanggan.
Simulasi yang Sepenuhnya Bersifat Peninjauan
Order Simulation dirancang sebagai fitur peninjauan yang bersifat read-only. Simulasi ini menyajikan gambaran perencanaan sambil menjaga data operasional yang sedang berjalan tetap sebagaimana adanya.
Simulasi ini menjaga keutuhan data pada:
- Order dan Work Order
- Reservasi maupun pergerakan stok
- Material Request
- Purchase Order
Dengan sifat ini, tim dapat meninjau berbagai kemungkinan rencana pesanan dengan leluasa, sementara data produksi tetap terjaga.
Membangun Alur Perencanaan Order yang Lebih Terhubung
Pembaruan ini memperkuat tahap perencanaan dalam alur Labamu Manufacturing secara keseluruhan. Kini sebuah rencana pesanan dapat ditinjau melalui urutan yang jelas:
- Peninjauan kelayakan rencana pesanan secara menyeluruh
- Perhitungan jadwal produksi dan kesesuaiannya dengan tanggal yang diminta
- Identifikasi kebutuhan material dan pembelian tambahan
- Proyeksi COGS, laba kotor, dan margin sebagai dasar keputusan komersial
Struktur perencanaan yang lebih terhubung ini membantu bisnis menyusun komitmen kepada pelanggan dengan dasar yang lebih kuat.
Catatan Penggunaan
Order Simulation hadir sebagai versi Beta untuk penggunaan awal dan panduan perencanaan. Fitur ini akan terus disempurnakan berdasarkan masukan dari pengguna, sehingga hasil simulasi paling baik digunakan sebagai bahan pertimbangan yang dilengkapi dengan penilaian tim.
Terus Berkembang Bersama Kebutuhan Industri
Labamu terus mengembangkan solusi Manufacturing Resource Planning untuk membantu bisnis manufaktur mengelola operasional secara lebih efisien dan terukur.
Dengan hadirnya Order Simulation, perusahaan kini memiliki ruang untuk meninjau kelayakan sebuah rencana pesanan sejak awal, sehingga perencanaan produksi, persiapan material, dan pertimbangan biaya dapat disusun dengan gambaran yang lebih lengkap.


